Sanksi Seumur Hidup untuk Pieter Rumaropen

Pieter-Rumaropen-hook-kiri

Keputusan  Komisi Disiplin (KOMDIS) PSSI menjatuhkan sanksi seumur hidup tidak boleh bermain sepak bola buat pemain Persiwa, Pieter Rumaropen sudah tepat. Dia terbukti melakukan aksi yang brutal yaitu melakukan pemukulan kepada wasit Muhaimin yang memimpin pertandingan antara tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) melawan Persiwa Wamena di stadion Siliwangi Bandung. Hal tersebut sangat diharamkan di dunia sepakbola terlebih lagi dia merupakan pemain yang sudah senior dan malang-melintang di dunia sepakbola Indonesia.

Kejadian pemukulan berawal ketika pemain PBR dijatuhkan di kotak penalti dan mendapat hadiah tendangan penalti. Para pemain Persiwa tidak menerima keputusan wasit tersebut, kemudian mengerubungi wasit Muhaimin dan tiba-tiba dari belakang datang Pieter Rumaropen langsung memukul wajah wasit tersebut. Alhasil wajah wasit Muhaimin berdarah dan kemudian digantikan oleh wasit cadangan sampai pertandingan berakhir. Akhirnya pertandingan itu dimenangkan PBR dengan skor 2-1.

Pemukulan terhadap wasit yang dilakukan Pieter Rumaropen mencoreng persepakbolaan Indonesia. Banyak media luar negeri yang menyoroti kasus pemukulan wasit tersebut seperti, ESPNF.com memberitakan insiden tersebut dengan judul “Indonesian Player Punches Referee” mereka menulis Pieter Rumaropen akan mendapatkan sanksi yang berat. Begitu juga dengan The Guardian memberitakan berita yang sama dengan judul “Indonesian Footballer In Hot Water After Punching Referee” bahkan media Inggris tersebut menampilkan video aksi pemukulan tersebut.

Kasus yang dialami Pieter Rumaropen yang dijatuhi hukuman seumur hidup tidak boleh bermain bola menjadi contoh bagi para pemain lain bahwa mereka harus bersikap santun dan fairplay di atas lapangan. Jangan sampai tindakan brutal ini terulang kembali di kemudian hari. Dan keputusan menjatuhkan hukuman seumur hidup juga untuk menjawab keraguan media-media asing yang menyoroti persepakbolaan Indonesia (PSSI). (@ganjarbram) (Photo: @ganjarbram)

Posted on May 9, 2013, in Review, Sport. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: